•December 1, 2009 •
Leave a Comment
Phillip Toledano, fotografer kelahiran London dan kini berbasis di New York yang sempat menjadi pembicaraan di kalangan pecinta fotografi atas karyanya dengan tema “Ayah” yang amat menyentuh dengan judul Days With My Father kembali dengan karya terbarunya Hope & Fear. Sama seperti karya-karya sebelumnya yang selalu mencoba menyampaikan cerita, karyanya kali ini juga menyajikan sebuah cerita dengan tema yang cukup mendalam. Hope & Fear mencoba menyampaikan gambaran obsesi terdalam dan paranoia yang banyak terjadi di Amerika.



Karya Toledano Hope&Fear selebihnya dapat Anda nikmati di: Hope&Fear
Posted in fotografi, konsep
•November 22, 2009 •
Leave a Comment




Lampu-lampu dari bahan sederhana karya Zhili Liu ini ternyata memiliki konsep tidak biasa di belakangnya. Serial lampu ini rupanya menggambarkan kawanan burung yan bertengger dan burung dalam sangkar.
Menggunakan bohlam lampu bakelite yang umum digunakan di Cina serta bone china, lampu-lampu biasa ini memberikan sedikit cerita lebih dari sekedar penerangan dengan bohlam biasa.
Via Dezeen
Posted in desain produk, konsep
•November 9, 2009 •
Leave a Comment

Audiovox meluncurkan produk mereka yang bertajuk Earbudeez dengan konsep packaging yang amat menarik. Packaging Earbudeez ini dibuat untuk menuntun para pembeli kepada pilihan yang sesuai dengan karakter gaya masing-masing. Mulai dari gaya feminim hingga emo, semua tersedia bagi berbagai kalangan.
via packaging of the world
Posted in desain media, konsep
•November 5, 2009 •
Leave a Comment
Haris Purnomo, lulusan Sekolah Tinggi Seni Rupa Jogjakarta ini berhasil menembus dunia internasional dengan karya terakhirnya yang berupa bayi-bayi berukuran asli dalam balutan kain yang terbuat dari resin, tergantung bebas di tempat pameran, CoCA Ballard dan CoCA Belltown, Seattle.

Jika dilihat lebih dekat, di permukaan replika bayi-bayi ini terdapat berbagai macam tanda, bak luka yang sengaja ditorehkan di atas kulit wajah bayi-bayi mungil yang sedang tertidur pulas dengan damai ini. Namun ternyata tanda-tanda ini dimaksudkan sang seniman sebagai tato dengan berbagai makna di baliknya. Untuk mengetahui lebih lengkap, silahkan kunjungi Coca Seattle
via The Design Llama
Posted in konsep, pameran
Komentar Pengunjung